Kebahagiaan Ukhrawi atau Duniawi?

Gambar
Kebahagiaan adalah sesuatu yang sering orang-orang cari. Mengganti kesedihan dan kegelisahan dengan kedamaian dan ketentraman hati. Karena hakikat hidup adalah mencari kebahagiaan sejati. Tiap orang punya cara masing-masing untuk mencari kebahagiaan ini. Entah dengan harta, tahta, wanita, popularitas, dan lain-lain, yang penting sesuai kata 'nafsi', bagi orang-orang yang bervisi duniawi. Apalagi zaman sekarang orang bersusah payah mencari kebahagiaan diri. Apapun yang bernuansa hiburan selalu menjadi perburuan sehari-hari. Begitulah keadaan sekarang ini. Rela melakukan apapun demi mewujudkan kebahagiaan yang diyakini. Hingga suatu ketika aturan-Nya pun dilabrak sana sini. Bahkan sampai pilah pilih aturan-Nya sesuka hati. Yang dipikirkan hanya "do what makes you happy". Lupa bahwa tujuan hidup "do what makes Allah SWT happy". Lalu, kebahagiaan ukhrawi atau duniawi yang kita cari? Marilah kita senantiasa mengingat tujuan hidup ini. Bers...

Kampung yang Sebenarnya


Selama apapun kita di perantauan, ada saatnya kita pulang kampung. Melepas rindu dengan yang tercinta. Karena kita paham kita pergi hanya sementara.

Segala upaya dikerahkan, bergegas, walau mengorbankan banyak biaya. Bahkan agenda pulang kampung sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.

Persiapan bekal dan oleh-oleh pun tak terlewatkan untuk dibagi di kampung halaman nanti.

Sama halnya, hidup kita di dunia ibarat perantauan. Ada saatnya kita pulang kampung, menuju kampung sebenarnya, akhirat.

Sungguh merugi jika kita semangat berjuang untuk hidup dalam perantauan dunia, tetapi kita malas bahkan sampai lupa dalam mempersiapkan kehidupan akhirat.

Sudah sepantasnya kita sebagai seorang muslim memprioritaskan kehidupan akhirat. Menjadikan amalan dunia sebagai bekal untuk meraih surga, bukan hanya untuk mengejar dunia semata.

Maka bijaklah dalam melangkah. Pilihlah ketaatan apapun kondisinya, apapun risikonya.

Karena risiko terburuk di dunia hanyalah kematian. Tetapi the real risiko terburuk ada di akhirat, sengsara di neraka, selamanya.

Yuk korelasikan dunia dan akhirat. Ber-islam secara kaffah di setiap langkah. Tidak hanya pada spiritual, namun juga pada rutinitas sehari-hari, mengharap ridho Allah SWT, menuju surga-Nya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ubah Cara Pandang

Ummat yang Dirindukan

Teman Karib